Tentang Kami :.
   Link Terkait :.

Bank Kalbar Luncurkan Simpel

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan nasional sejak Juni lalu meluncurkan produk tabungan yang diberi nama Simpanan Pelajar (Simpel). Setelahmelalui berbagai persiapan Bank Kalbar resmi meluncurkan Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) pada Jumat (11/12) pukul 13.00 WIB di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat. Peluncuran Simpel dihadiri oleh ratusan siswa dari berbagai sekolah berbagai tingkatan di Kota Pontianak.

Turut hadir Perwakilan OJK Pusat, Eko Ariantoro selaku Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Dwi Suslamanto, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar, Drs H Kusnadi M Si, Kabupaten Kubu Raya Drs Muhammad Yunus M Pd dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak Dr H Mulyadi, M Si. Hadir juga Kepala Sekolah dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Prosesi peluncuran Tabungan Simpel Bank Kalbar dilakukan oleh Gubernur Kalbar yang diwakili oleh Sekertaris Wilayah Daerah Provinsi Kalbar, M Zeet Assovie. Secara simbolis peluncuran ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Kangkuang dilanjutkan dengan penyerahan buku tabungan secara simbolis kepada siswa. Penyerahan didampingi oleh Perwakilan OJK, Bank Indonesia, Kapolda Kalbar, Walikota Pontianak, Bupati Kabupaten Kuburaya, Dinas Pendidikan dan Komisaris Utama Bank Kalbar serta Direktur Utama Bank Kalbar.

Direktur Utama Bank Kalbar, Sudirman HMY dalam sambutannya mengatakan sebenarnya Tabungan Simpanan Pelajar atau Simpel sudah diluncurkan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir Joko Widodo pada tanggal 14 Juni 2015 yang lalu. Simpel merupakan tabungan untuk siswa yang diluncurkan secara nasional oleh bank-bank di Indonesia, dengan persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik.

Tak hanya itu, Sudirman mengatakan lantaran masih rendahnya literasi keuangan masyarakat Simpel juga bertujuan memberikan edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya menabung sejak dini. Ia pun menyebutkan perbedaan mendasar Tabungan Simpel dengan jenis tabungan lainnya, Tabungan Simpel kata Sudirman diperuntukkan khusus untuk siswa mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SMTs, dan MA dengan persyaratan yang lebih ringan dan terjangkau.

"Setoran awal hanya senilai Rp 5 ribu dan minimum setoran berikutnya Rp 1.000. Selain itu, tabungan Simpel juga bebas biaya administrasi bulanan. Karena tidak ada bunga maka akan diberikan hadiah bagi siswa yang menabung dengan pencapaian saldo tertentu. Jika produk Tabungan Ku atas nama orangtua, Simpel atas nama siswa bersangkutan. Target kita 50 persen dari pangsa pasar, apalagi di saerah-daerah masyarakat dilayani Bank Kalbar,"ujarnya kepada tribun usai acara.

Meski tidak ada bunga, namun Sudirman berjanji akan memberikan apresiasi misalnya dalam bentuk alat sekolah dengan harga setara bunga. Simpel menyasar peserta didik mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Produk tabungan ini merupakan salah satu upaya OJK untuk membangkitkan kembali budaya menabung sejak dini bagi pelajar. Sementara Sudirman menilai, manfaat besar dari adanya peluncuran tabungan Simpel, edukasi tentang tabungan, dorongan budaya gemar menabung.

"Ini dalam rangka pengelolaan keuangan sejak dini kepada para siswa serta pemupukan kemandirian dan kedisiplinan anak dalam mengelola keuangan dan kemudahan orang tua dalam mengontrol pengeluaran anak. Dilihat dari sisi pendidikan ialah memberikan edukasi praktis tentang keuangan dan perbankan kepada siswa dan guru. Kami sudah bekerjasama dengan 50 sekolah, kedepan target kita semua sekolah"ujarnya.

Bagi pelaku industri perbankan khususnya Bank Kalbar, ia mengatakan Simpel akan meningkatkan basis nasabah tabungan yang berasal dari siswa, mengingat jumlah siswa SD, SMP, SMA dan SMK yang berada di bawah lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar. "Kami sudah melakukan sosialisasi, sebenarnya sebelum Simpel kita juga sudah ke sekolah-sekolah menawarkan produk Tabungan Ku, tetapi belum menyasar siswa tingkat TK dan baru Simpel ini,"ujarnnya.

Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK, Eko Ariantoro mengatakan berdasarkan indeks literasi nasional untuk kelompok siswa dengan komposisi well literate atau memiliki pemahaman dan keterampilan menggunakan produk dan jasa keuangan masih rendah. "Baru mencapai 28,3 persen. Atas dasar hal tersebut maka OJK menciptakan produk tabungan SimPel guna meningkatkan tingkat literasi tersebut,"ujarnya.

Launching Simpel Bank Kalbar diikuti dengan aktivasi atau pembukaan rekening di sekolah-sekolah yang telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Kalbar. Pada kesempatan tersebut, Bank Kalbar menyumbangkan 300 buah buku kurikulum OJK dan IJK tingkat SMP dan SMA yang diserahkan oleh Bapak Eko Ariantoro selaku Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK.

Hal ini tersebut bukti peran serta Bank Kalbar dalam meningkatkan pemahaman kepada siswa terhadap industri jasa keuangan. Langkah selanjutnya tabungan Simpanan Pelajar Bank Kalbar ini akan disosialisasikan dan dipasarkan di seluruh Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, Kantor Kas, Kas Mobil dan Kas Terapung yang jumlahnya mencapai 154 jaringan kantor.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Dwi Suslamanto yang turut hadir mengatakan BI mendukung peluncuran Simpel dalam rangka mengenalkan produk keuangan kepada siswa. "Dengan adanya Simpel, sedikit banyak dana atau uang kecil rumah tangga bisa masuk ke perbankan, minimal tabungan saya rasa akan memotivasi mereka dalam menabung,"ujarnya.

Andi Martin dan Stefania yang merupakan siswa SMP LKIA Kota Pontianak mengaku sebelum diluncurkan Simpel, Bank Kalbar sudah dekat dengan sekolahnya melalui Tabungan Ku. Martin justru mengaku sebelum melakukan aktifasi Simpel ia merupakan siswa yang aktif menyisihkan uang untuk menabung minimal Rp 100 ribu seminggu.

"Biasanya petugas ke kelas. Programnya bagus dan kita memang sudah nabung sebelu adanya Simpel, tetapi dengan adanya SimPel lebih bagus. Menarik karena kalau di Bank Kalbar aa hadiahnya jika kita mencapai saldo tertentu. Khusus Tabungan Ku petugas datang ke sekolah setiap Kamis,"ujarnya yang menjadi nasabah sejak 2014 lalu.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Sekolah SDN 1 Rasau Jaya, Sriyatin yang menyambut baik diluncurkannya Simpel. "Positif sekali, setidaknya mengajarkan anak menabung sejak dini. Apalagi minimal buka rekening Rp 5 ribu, rencana kami akan mulai Januari mendatang. Sejauh ini kami sudah punya tetapi dihimpun sekolah sejak 2005 lalu, setiap tamat diambil. Dengan adanya Simpel akan terkoordinir dengan baik,"ujarnya.


Share via : Facebook | Twitter