Tentang Kami :.
   Link Terkait :.

Karnaval Khatulistiwa 2015 :
Bank Kalbar Berpartisipasi Dalam Semangat Optimis Pemerintah Indonesia

Dalam sambutan Karnaval Khatulistiwa 2015, Presiden Jokowi mengapresiasi antusiasme masyarakat khususnya masyarakat Kalimantan Barat terhadap event nasional ini. Jokowi juga mengajak masyarakat untuk optimis menatap Indonesia yang lebih baik dan optimis menghadapi tantangan.

Semangat optimis juga ditunjukkan oleh Bank Kalbar sebagai salah satu partisipan karnaval darat dan air. Dalam kesempatan terpisah Direktur Utama Bank Kalbar, Sudirman HMY mengatakan bahwa optimisme yang ditunjukkan pemerintah Indonesia turut menjadi trigger optimisme Bank Kalbar dalam mencapai Rencana Bisnis Bank Kalbar baik jangka pendek dan menengah maupun jangka panjang.

”Bank Kalbar yakin mampu mencapai apa yang telah direncanakan dalam 1 tahun, 3 tahun maupun 5 tahun ke depan walaupun bisnis retail yang menjadi salah satu core bisnis kita turut mengalami pasang surut akibat lesunya perekonomian,” tutur Sudirman.

Berbagai strategi dan kebijakan yang telah diimplementasikan manajemen Bank Kalbar diharapkan dapat mendukung kinerja Bank Kalbar sekaligus mendukung optimisme pemerintah khususnya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan perekonomian yang dipicu dari pembangunan infrastruktur fisik. Sudirman menambahkan Bank Kalbar siap memberikan pinjaman hingga 60% nilai proyek dan penjaminan otomatis bersyarat (conditional automatic cover) hingga 1 Miliar kepada kontraktor yang telah memenangkan tender proyek bersumber dana dari APBN,APBD dan dana bantuan luar negeri.

”Bank Kalbar siap membiayai hingga 60% dari nilai proyek dan penjaminan hingga 1 Miliar bagi kontraktor yang memenangkan tender proyek pemerintah,” ucap Sudirman yang juga turut mendukung event Karnaval Khatulistiwa untuk menjadi agenda tahunan.

Karnaval Khatulistiwa 2015 merupakan event nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah dan bekerja sama dengan Panitia Nasional Gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia Merdeka (G70) dengan menampilkan parade kebudayaan nusantara yang melibatkan 24 provinsi sebagai partisipan. Adalah Pontianak, kota yang mendapatkan kesempatan dan kepercayaan dari pemerintah sebagai tuan rumah event pesta rakyat yang berlangsung pada tanggal 22 Agustus 2015.

Mengapa Pontianak? Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan bahwa Pontianak merupakan salah satu kota yang menampilkan sungai sebagai beranda depan tampilan kota atau disebut dengan waterfront city dan juga Pontianak dilintasi oleh garis Khatulistiwa. Mindset pemerintah kota Pontianak yang menjadi sungai sebagai beranda depan sejalan dengan Program Poros Maritim yang didengungkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.


Share via : Facebook | Twitter